Stay in touch
Subscribe to our RSS!
Oh c'mon
Bookmark us!
Have a question?
Get an answer!

Feature Title‎ 1

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 2

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 3

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 4

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 5

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Tampilkan postingan dengan label PEMBELAJARAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Februari 2014

Windoyo, Sang Penanam Pohon Keliling

0 comments


Pagi ini cerah sekali kota Solo, semalam baru saja turun hujan, keramain meyeruak di pintu gerbang Keraton Solo. Susana lazim di akhir pecan. Setelah menikmati indahnya kota Solo, saya berjalan keliling hingga kelapangan di belakang Keraton, banyak penjual kaki lima bertebaran. Asik berputar putar ria, saya berpapasan dengan seorang bapak tua yang susah payah berjalan dengan kursi roda. Saya terus melaju melewatinya. 200 Meter berlalu, saya masih kepikiran tentang bapak tadi. “Bro, yuk balik lagi, gw penasaran sama bapak tadi ..” ajak saya ke sahabat. Kami pun memutar mobil & mencoba mencari bapak tadi. “Kemana dia bro, kok nggak ada ..” tanya saya . “Ada pasti di sekitar sini”Jawab teman 10 menit setelah kami mencari akhirnya kami menemukannya. Sosok pria tua dengan pakaian lusuh diatas kursi roda, susah payah berjalan Tertatih tatih melewati polisi tidur, yang mencoba menghambat laju kursi rodanya Saya pun memanggilnya, “Pak pak tunggu ..” Ia pun menoleh “Kenapa mas?” tanya nya. “Boleh kita ngobrol”.Namanya Windoyo, pria umurnya hampir 70 tahun. Setiap hari, waktu ia habiskan di atas kursi roda, berkeliling sekitar Keraton Solo. Umur 21 tahun, sebuah kereta menghajar kedua kakinya. Dan setelah itu ia kehilangan kedua kaki kesayangannya. Sejak saat itu, ia hanya bisa berjalan dengan kursi roda hingga saat ini.
Keadaan yang sangat menyulitkan untuk ia beraktifitas normal, Kemana mana ia selalu ditemani dengan kursi roda kesayangannya. Ada bungkus plastik besar di bagian belakang. berisi pakaiannya sehari hari. Tak punya rumah dan harta.Yg ada hanya bungkusan pakaian,kursi roda& stiker lambang Pancasila tertempel di kursi roda. Ia tidur di mesjid di sekitar Solo. dan hanya itulah tempatnya berlindung bila malam menjelang. Bagi masyarakat sekitar, Windoyo adalah orang yang tak mau meminta2 dengan keadaanya seperti. Ia adalah sosok yang mau bekerja keras. Ia pernah berjualan Koran, setiap hari 50 koran berhasil ia jual. Hasil berjualan koran, digunakannya untuk makan. Rasa kasihan saya mulai hilang berganti kagum, ketika mendengar kisah perjuangan hidupnya. Dia adalah sosok yang mau bekerja keras. 4 tahun ia menjadi penjual koran keliling, bayangkan berkeling berjualan dengan kursi roda? sulit membayangkan. Akhirnya dia pun tak sanggup lagi berjualan koran keliling karena usianya yang mulai lanjut. Tenaganya mulai lemah. Ia kini beranjak tua. Obrolan kami berhenti, ketika ia kehausan dan memanggil empunya rumah dimana kami ngobro di luar depan gerbangnya “Bu, nyuwon banyu”,”Bu Minta air minum” pintanya kepada ibu paru baya sang empunya rumah. Tak lama sang ibu keluar membawakannya air teh hangat tawar. Tak butuh lama, teh hangat di gelas besar langsung diminumnya. Ahhh glek glek hausnya terobati. Saya heran, kadang orang – orang seperti ini banyak tak di perhatikan oleh masyarakat.Didepan rumah pun terpampang “Pengemis dilarang masuk”. Tapi ini beda.Sang ibu seperti tak direpotkan bantu pak Windoyo.Dengan senang hati sang ibu memberikannya minum tanpa menggerutu.Ada apa?. “Dia itu tidak pernah minta minta, kadang dia lewat sini minta tanaman, anakan pohon, bunga untuk dia tanam di pinggir jalan” Jelas sang ibu, Jadi masyarakat disini senang, karena walau dia seperti, tapi dia peduli lingkungan. Menanam pohon” Jelasnya lagi. saya terdiam.
Teringat orang orang normal, menggunakan kedua kakinya menjelajah hutan nusantara hanya untuk menebang secara membabi buta tanpa ampun. Ternyata ada sosok tua dengan segala kekukarangan, mencintai alam. Walau apa yang ia lakukan tak besar seperti baliho pejabat menanam pohon, Ah saya tak percaya penjelasan ibu tadi. mungkin saja si ibu ngarang cerita. Setelah minum, Windoyo berpamitan dengan saya, Ia menerima dan berlalu sampai melambaikan tangannya “Matursuwun mas, semoga Allah memberkahi sampean nggih”. Saya pun pergi melanjutkan perjalan menikmati keraton Solo. Ah benar gak sih dia nanam pohon, bunga gitu.Saya mampir ke tukang becak mangkal, mereka dari tadi memperhatikan “Bener pak, Pak Windoyo itu gk pernah minta minta dan suka minta bunga untuk ditanam?” Bener mas” jawabnya. Dibalik kekurangan fisik, ternyata peduli terhadap lingkungan.Daripada mereka yg atas nama Devisa menjual hutan negara utk perutnya sendiri.
Semoga dengan kisah Pak Windoyo, kita dapat melakukan hal terkecil untuk lingkungan kita. Menanam lebih baik daripada menebang. Sekian

sumber : http://www.seribuguru.org/2014/02/windoyo-sang-penanam-pohon-keliling.html#.UwQogUo-btR
Read More →

Selasa, 24 Desember 2013

20-12-2013 Simulasi inspiratif

0 comments
Ya... sesuai dengan judulnya, hari ini seakan dapat pelajaran baru, pengalaman baru..

Jadi pengamat + penonton saat temenku (mbak shita) yang kreatif satu ini maju microteaching, inovatif sekali

Maju di urutan ketiga dari total empat penampilan terakhir @C12-02 FMIPA UNESA

Kesan awal murid disuruh latihan konsentrasi melakukan apa yang guru katakan bukan yang guru lakukan.. Ternyata ada juga murid yang yang melakukan apa yang guru lakukan (secara visual) Pak Elok ‘Kita bisa mengambil pelajaran bahwa kalau murid diberi ceramah saja, tidak akan bermakna. Murid cenderung melakukan apa yang dia lihat.  Kalau besok sudah ngajar jadi guru, ingat jangan ceramah saja’.

Selanjutnya...salam pakai bahasa mandarin... ppt materi (bercorak korean lovers, hehehe), pembagian kelompok murid model jigsaw... Permainan tingtastu (gunting kertas batu), selanjutnya selesai.... rangkuman sama2...

J INOVATIF J
Read More →

Kamis, 24 Oktober 2013

Microteching ( "▿ ืʃƪ) 2 Oktober 2013...

0 comments
(: Special momen in Pengembangan Perangkat Pembelajaran :)
 


Read More →

Senin, 02 September 2013

CARA MAKAN RASULULLAH SAW

0 comments
Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan.

Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain-lain penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya.

Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga...
. Ustadz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, Anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

Jangan makan SUSU bersama DAGING
Jangan makan DAGING bersama IKAN
Jangan makan IKAN bersama SUSU
Jangan makan AYAM bersama SUSU
Jangan makan IKAN bersama TELUR
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
Jangan makan SUSU bersama CUKA
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh : KOKTEL)
 
 
CARA MAKAN :

* Jangan makan buah setelah makan nasi, sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu, baru makan nasi.

* Tidur 1 jam setelah makan tengah hari.

* Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang siapa yg tinggal makan malam dia akan dimakan usia dan kolesterol dalam badan akan berganda.

Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya… cobalah….. Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.

* Dalam Al-Quran juga melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.
Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akanterjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.

* Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain:

1. Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.

2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).

3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.

4. Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.

5. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan).

Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah Allah akan menggandakan 10 kali kepadanya

Bantu FP ini berkembang hanya dg meng-klik 'bagikan'/ 'share'
ALLAH SWT akan membalas sekecil apapun amal baik kalian.

” Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ” (QS 99 : 7)
Read More →

Jumat, 19 Juli 2013

Filosofi kehidupan melihat sebuah reaksi kimia

0 comments
Coba kita cermati, silakan di kritisi….
Dalam ilmu Kimia, kita mengenal istilah unsur dan senyawa. Unsur adalah zat tunggal seperti H (Hidrogen), O (Oksigen), Na (Natrium), Cl (Chlor), C (Carbon), N (Nitrogen) dan lain-lain. Hingga saat ini kita mengenal 117 unsur yang ada di dunia.

Misteri Senyawa KimiaSenyawa adalah zat yang terbentuk dari beberapa unsur, seperti Air. Air terbentuk dari unsur Hidrogen (H) dan Oksigen (O) yang dalam rumus Kimianya ditulis H2O. Contoh senyawa lainnya adalah garam dapur, yang terbentuk dari unsur Natrium (Na) dan Chlor (Cl), dengan rumus Kimia NaCl. Sianida juga merupakan sebuah senyawa yang tersusun dari unsur C (Carbon) dan N (Nitrogen), sehingga rumus kimia Sianida adalah CN.

Ada yang sangat unik bin ajaib dari fenomena Kimiawi tersebut. Setiap hari anda mengkonsumsi garam dapur, bukan? Bagaimana rasanya jika anda makan sayur tanpa garam? Apa yang unik dari penciptaan garam dapur ini? Coba simak baik-baik tentang cipataan Allah yang satu ini:

Garam dapur, ternyata terbentuk dari unsur-unsur yang sangat berbahaya! Inilah salah satu keajaiban
Read More →

Kamis, 23 Mei 2013

10 Model Pembelajaran Sains Terpadu (Robin Fogarty, 1991)

0 comments

Ditinjau dari cara memadukan konsep, keterampilan, topik, dan unit tematisnya, menurut seorang ahli yang bernama Robin Fogarty (1991) terdapat sepuluh cara atau model dalam merencanakan pembelajaran terpadu. Kesepuluh cara atau model tersebut adalah: (1) fragmented, (2) connected, (3) nested, (4) sequenced, (5) shared, (6) webbed, (7) threaded, (8) integrated, (9) immersed, dan (10) networked. Secara singkat kesepuluh cara atau model tersebut dapat diuraikan sebagai berikut. 
Model fragmented ditandai oleh ciri pemaduan yang hanya terbatas pada satu mata pelajaran saja. Misalnya, dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, materi pembelajaran tentang menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dapat dipadukan dalam materi pembelajaran keterampilan berbahasa. Dalam proses pembelajarannya, butir-butir materi tersebut dilaksanakan secara terpisah-pisah pada jam yang berbeda-beda.
Menurut Padmono dalam bukunya Pembelajaran Terpadu melalui Kurikulum Terpadu dalam Satu Disiplin Ilmu, mengatakan bahwa pembelajaran terpadu melalui kurikulum terpadu fragmented terjadi jika seorang guru memiliki keinginan agar siswa setelah menempuh pembelajaran satu kurun waktu tertentu memiliki kemampuan atau kecakapan tertentu. Kelebihan pembelajaran model ini adalah siswa menguasai secara penuh satu kemampuan tertentu untuk tiap mata pelajaran, ia ahli dan terampil dalam bidang tertentu. Sedangkan kekurangannya adalah Ia belajar hanya pada tempat dan sumber belajar dan kurang mampu membuat hubungan atau integrasi dengan konsep sejenis.
2. Model Keterhubungan (Connected)
Model connected dilandasi oleh anggapan bahwa butir-butir pembelajaran dapat dipayungkan pada induk mata pelajaran tertentu. Butir-butir pembelajaran kosakata, struktur, membaca dan mengarang misalnya, dapat dipayungkan pada mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Penguasaan butir-butir pembelajaran tersebut merupakan keutuhan dalam membentuk kemampuan berbahasa dan bersastra. Hanya saja pembentukan pemahaman, keterampilan dan pengalaman secara utuh tersebut tidak berlangsung secara otomatis. Karena itu, guru harus menata butir-butir pembelajaran dan proses pembelajarannya secara terpadu.
Kelebihan yang diperoleh dalam model connected ini adalah adanya hubungan antar ide-ide dalam satu mata pelajaran, anak akan memperoleh gambaran yang lebih jelas dan luas dari konsep yang dijelaskan dan siswa diberi kesempatan untuk melakukan pedalaman, tinjauan, memperbaiki dan mengasimilasi gagasan secara bertahap. Kekurangan dalam model ini, model ini belum memberikan gambaran yang menyeluruh karena belum menggabungkan bidang-bidang pengembangan/mata pelajaran lain.
3. Model Sarang (Nested)
Model nested merupakan pemaduan berbagai bentuk penguasaan konsep keterampilan melalui sebuah kegiatan pembelajaran. Misalnya, pada satuan jam tertentu seorang guru memfokuskan kegiatan pembelajaran pada pemahaman tata bentuk kata, makna kata, dan ungkapan dengan saran pembuahan keterampilan dalam mengembangkan daya imajinasi, daya berpikir logis, menentukan ciri bentuk dan makna kata-kata dalam puisi, membuat ungkapan dan menulis puisi. Pembelajaran berbagai bentuk penguasaan konsep dan keterampilan tersebut keseluruhannya tidak harus dirumuskan dalam tujuan pembelajaran.
Keterampilan dalam mengembangkan daya imajinasi dan berpikir logis dalam hal ini disikapi sebagai bentuk keterampilan yang tergarap saat siswa memakai kata-kata, membuat ungkapan dan mengarang puisi. Penanda terkuasainya keterampilan tersebut dalam hal ini ditunjukkan oleh kemampuan mereka dalam membuat ungkapan dan mengarang puisi.
Kelebihan model ini yaitu guru dapat memadukan beberapa keterampilan sekaligus dalam pembelajaran satu mata pelajaran, memberikan perhatian pada berbagai bidang penting dalam satu saat sehingga tidak memerlukan penambahan waktu dan guru dapat memadukan kurikulum secara luas. Kekurangannya adalah apabila taanpa perencanaan yang matang memadukan beberapa keterampilan yang menjadi targget dalam suatu pembelajaran akan berdampak pada siswa dimana prioritas pelajaran menjadi kabur.
4. Model Urutan/Rangkaian (Sequenced)
Model sequenced merupakan model pemaduan topik-topik antar mata pelajaran yang berbeda secara paralel. Isi cerita dalam roman sejarah misalnya, topik pembahasannya secara paralel atau dalam jam yang sama dapat dipadukan dengan ikhwal sejarah perjuangan bangsa, karakteristik kehidupan sosial masyarakat pada periode tertentu maupun topik yang menyangkut perubahan makna kata. Topik-topik tersebut dapat dipadukan pembelajarannya pada alokasi jam yang sama.
Kelebihannya yaitu dengan menyusun kembali urutan topik, bagian dari unit, guru dapat mengutamakan prioritas kurikulum daripada hanya mengikuti urutan yang dibuat penulis dalam buku teks, membantu siswa memahami isi pembelajaran dengan lebih kuat dan bermakna. Sedangkan kekurangannya yaitu diperlukkan kolaborasi berkelanjutan dan fleksibilitas semua orang yang terlibat dalam content area dalam mengurutkan sesuai peristiwa terkini.
5. Model Bagian (Shared)
Model shared merupakan bentuk pemaduan pembelajaran akibat adanya “overlapping” konsep atau ide pada dua mata pelajaran atau lebih. Butir-butir pembelajaran tentang kewarganegaraan dalam PPKN misalnya, dapat bertumpang tindih dengan butir pembelajaran dalam Tata Negara, PSPB, dan sebagainya.
Kelebihannya yaitu lebih mudah dalam menggunakannya sebagai langkah awal maju secara penuh menuju model terpadu yang mencakup empat disiplin ilmu, dengan menggabungkan disiplin ilmu serupa yang saling tumpang tindih akan memungkinkan mempelajari konsep yang lebih dalam. Sedangkan kekurangannya yaitu model integrasi antar dua disiplin ilmu memerlukan komitmen pasangan untuk bekerjasama dalam fase awal, untuk menemukan konsep kurikula yang tumpang tindih secara nyata diperlukan dialog dan percakapan yang mendalam.
6. Model Jaring Laba-laba (Webbed)
Selanjutnya, model yang paling populer adalah model webbed. Model ini bertolak dari pendekatan tematis sebagai pemadu bahan dan kegiatan pembelajaran. Dalam hubungan ini tema dapat mengikat kegiatan pembelajaran baik dalam mata pelajaran tertentu maupun lintas mata pelajaran.
Kelebihan pendekatan jaring laba-laba untuk mengintegrasikan kurikulum adalah faktor motivasi sebagai hasil bentuk seleksi tema yang menarik perhatian paling besar, faktor motivasi siswa juga dapat berkembang karena adanya pemilihan tema yang didasarkan pada minat siswa. Sedangkan kekurangan model ini adalah banyak guru sulit memilih tema. Mereka cenderung menyediakan tema yang dangkal sehingga kurang bermanfaat bagi siswa, dan guru seringkali terfokus pada kegiatan sehingga materi atau konsep menjadi terabaikan.
7. Model Galur/ benang(Threaded)
Model threaded merupakan model pemaduan bentuk keterampilan misalnya, melakukan prediksi dan estimasi dalam matematika, ramalan terhadap kejadian-kejadian, antisipasi terhadap cerita dalam novel, dan sebagainya. Bentuk threaded ini berfokus pada apa yang diesbut meta-curriculum.
Kelebihan dari model ini antara lain: konsep berputar sekitar metakurikulum yang menekankan pada perilaku metakognitif; materi untuk tiap mata pelajaran tetap murni, dan siswa dapat belajar bagaimana seharusnya belajar di masa yang akan datang sesuai dengan laju perkembangan era globalisasi. Sedangkan kekurangan yaitu hubungan isi antar materi pelajaran tidak terlalu ditunjukkan sehingga secara eksplisit siswa kurang dapat memahami keterkaitan konten antara mata pelajaran satu dengan yang lainnya.
8. Model Keterpaduan (Integrated)
Model integrated merupakan pemaduan sejumlah topik dari mata pelajaran yang berbeda, tetapi esensinya sama dalam sebuah topik tertentu. Topik evidensi yang semula terdapat dalam mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Pengetahuan Alam, dan Pengetahuan Sosial, agar tidak membuat muatan kurikulum berlebihan cukup diletakkan dalam mata pelajaran tertentu, misalnya Pengetahuan Alam. Contoh lain, dalam teks membaca yang merupakan bagian mata pelajaran.
Bahasa Indonesia, dapat dimasukkan butir pembelajaran yang dapat dihubungkan dengan Matematika, Pengetahuan Alam, dan sebagainya. Dalam hal ini diperlukan penataan area isi bacaan yang lengkap sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai butir pembelajaran dari berbagai mata pelajaran yang berbeda tersebut. Ditinjau dari penerapannya, model ini sangat baik dikembangkan di SD.
Kelebihan dari model ini yaitu siswa saling mengaitkan, saling menghubungkan diantara macam-macam bagian dari mata pelajaran. Keterpaduan secara sukses diimplementasikan, pendekatan belajar yang lingkungan belajar yang ideal untuk hari terpadu (integrated day) secara eksternal dan untuk keterpaduan belajar untuk fokus internal. Selain itu model ini juga mendorong motivasi murid. Sedangkan kekurangan yaitu model ini sulit dilaksanakan secara penuh; membutuhkan keterampilan tinggi,percaya diri dalam prioritas konsep, keterampilan dan sikap yang menembus secara urut dari mata pelajaran; dan membutuhkan model tim ahli pada bidang dan merencanakan dan mengajar bersama.
9. Model Celupan/Terbenam (Immersed)
Model immersed dirancang untuk membantu siswa dalam menyaring dan memadukan berbagai pengalaman dan pengetahuan dihubungkan dengan medan pemakaiannya. Dalam hal ini tukar pengalaman dan pemanfaatan pengalaman sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran.
Kelebihan dari model ini adalah setiap siswa mempunyai ketertarikan mata pelajaran yang berbeda maka secara tidak langsung siswa yang lain akan belajar dari siswa lainnya. Mereka terpacu untuk dapat menghubungkan mata pelajaran yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan kekurangan dari model ini adalah siswa yang tidak senang membaca akan mendapat kesulitan untuk mengerjakan proyek ini, sehingga siswa menjadi kehilangan minat belajar.
10. Model Jaringan (Networked)
Terakhir, model networked merupakan model pemaduan pembelajaran yang mengandaikan kemungkinan pengubahan konsepsi, bentuk pemecahan masalah, maupun tuntutan bentuk keterampilan baru setelah siswa mengadakan studi lapangan dalam situasi, kondisi, maupun konteks yang berbeda-beda. Belajar disikapi sebagai proses yang berlangsung secara terus-menerus karena adanya hubungan timbal balik antara pemahaman dan kenyataan yang dihadapi siswa. Kelebihan dari model ini adalah siswa memperluas wawasan pengetahuan pada satu atau dua mata pelajaran secara mendalam dan sempit sasarannya. Sedangkan kekurangannya adalah kemungkinan motivasi siswa akan berubah kedalaman materi pelajaran menjadi dangkal secara tidak sengaja karena mendapat hambatan dalam mencari sumber. (sumber: Robin Fogarty. 1991. How to Integrate the Curricula. Illinois: Skylight Publishing


Read More →

Followers