Stay in touch
Subscribe to our RSS!
Oh c'mon
Bookmark us!
Have a question?
Get an answer!

Feature Title‎ 1

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 2

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 3

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 4

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Feature Title‎ 5

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat... Read More

Tampilkan postingan dengan label KISAH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2013

Rasa cinta yang besar

0 comments

Bisakah seseorang yang tidak pernah bertemu Nabi, tidak pernah bercakap-cakap langsung, termasuk golongan orang yang penting sekali? Bisa. Bahkan, dalam kisah ini, Umar bin Khattab dan Ali, dua sahabat yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya, meminta di doakan dan istigfar dari seseorang ini. Dan Nabi sendiri menyebutnya dengan, 'Dia bukan orang bumi, dia penghuni langit"

Lantas apa yang telah dilakukannya? Apakah sesuatu yang besar, dahsyat yang telah dilakukannya hingga memperoleh posisi begitu mulia? Apakah dia menyebar ilmu ke seluruh dunia? Panglima perang? Atau berbuat baik dengan berinfaq setinggi gunung emas? Bukan. Tidak sama sekali. Dia mendapat derajat itu hanya karena cinta.

Here we go, akan saya ceritakan kisahnya.

Dia adalah Uwais Al Qarni. Pemuda sederhana yang tinggal di negeri Yaman. Uwais adalah pemuda miskin, pekerjaannya menggembalakan domba, dari upahnya tersebut, dia bisa menafkahi hidup, termasuk membantu tetangga yang juga sama miskinnya. Hidupnya terlalu simpel, terlalu biasa, hingga luput dari perhatian orang banyak, kalau dia punya tugas yang penting. Apa tugasnya?
Read More →

Followers